Seputar Peradilan

PANGKALPINANG – Dalam rangka mengakselerasi pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM), Wakil Ketua Pengadilan Tinggi Agama (PTA) Kepulauan Bangka Belitung, Dr. Amam Fakhrur, S.H., M.H., di dampingi Julik Pranata, S.H., M.H. (Panitera Muda Banding Pengadilan Tinggi Agama Bangka Belitung) dan  Deni Hariandi, S.Sos (Penelaah Teknis Kebijakan), memberikan pengarahan intensif mengenai penguatan integritas dan kedisiplinan kepada seluruh pegawai Pengadilan Agama Pangkalpinang

waka pta ptsp wawancara waka pta monitor waka pta resep

Dalam pembinaannya, Dr. Amam Fakhrur menekankan bahwa kedisiplinan bukan sekadar rutinitas administratif. Lebih dari itu, disiplin merupakan wujud nyata dari tanggung jawab moral untuk menjaga marwah lembaga serta kepercayaan masyarakat luas terhadap institusi peradilan. Beliau menggaris bawahi pentingnya mengubah mindset (pola pikir) dan culture set (budaya kerja) agar tercipta pelayanan publik yang prima, bersih, dan bebas dari KKN.

"Kita harus membangun budaya kerja unggul di mana kedisiplinan melekat erat dalam keseharian, bukan lagi karena keterpaksaan aturan formal," ujar Dr. Amam Fakhrur.

Guna mewujudkan transparansi dan ketertiban administrasi, PTA Kep. Bangka Belitung terus mendorong optimalisasi platform monitoring digital "Monti". Aplikasi ini digunakan sebagai instrumen utama dalam memantau kehadiran pegawai, pengajuan izin keluar kantor, hingga pengelolaan cuti secara akurat dan transparan. Penerapan teknologi digital ini diharapkan mampu meminimalisir pelanggaran disiplin kerja, seperti keterlambatan absensi maupun keluar kantor tanpa izin resmi.

Pembangunan Zona Integritas di lingkungan Pengadilan Agama Pangkalpinang sendiri bertumpu pada formula kolaboratif yang mengintegrasikan empat aspek utama, yaitu: Aspek Integritas (Zero Tolerance Korupsi), Aspek Pelayanan (Pelayanan Prima & Adil), Aspek Konsistensi (Keberlanjutan Program), serta Keteladanan Pimpinan (Tone from the Top). Melalui integrasi pilar-pilar reformasi birokrasi ini, diharapkan kualitas layanan peradilan di Pengadilan Agama Pangkalpinang semakin cepat, mudah, transparan, dan responsif.

Kegiatan ini ditutup dengan komitmen bersama seluruh pegawai Pengadilan Agama Pangkalpinang untuk terus menjunjung tinggi marwah profesi dan bersama-sama merawat kepercayaan para pencari keadilan demi tegaknya keadilan yang berintegritas

waka pta pembinaan