Seputar Peradilan

PANGKALPINANG, pa-pangkalpinang.go.idKetua Pengadilan Tinggi Agama (PTA) Kepulauan Bangka Belitung secara resmi melantik jajaran Ketua Pengadilan Agama yang baru di wilayah hukum Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Dalam sambutan khidmatnya, beliau menegaskan dengan lantang bahwa jabatan sebagai Ketua Pengadilan Agama bukanlah sekadar sebuah amanah struktural di atas kertas. Lebih dari itu, posisi tersebut memikul tanggung jawab moral dan institusional yang sangat besar di hadapan masyarakat dan Sang Pencipta. Menurut Ketua PTA Kepulauan Bangka Belitung, roda kepemimpinan (leadership) seorang ketua pengadilan harus kokoh berlandaskan pada tiga pilar utama demi mewujudkan badan peradilan yang agung dan terpercaya:

•  Kepemimpinan yang Visioner dan Solutif: Pemimpin tidak hanya cakap melihat masa depan, tetapi juga harus mampu menghadirkan jalan keluar yang nyata dan inovatif atas setiap persoalan di satuan kerja.

•  Disiplin sebagai Fondasi Tata Kelola yang Baik: Penegakan aturan dan ketertiban kerja menjadi akar utama terciptanya birokrasi peradilan yang bersih, efektif, dan profesional.

•  Integritas sebagai Harga Mati: Sebuah komitmen teguh tanpa kompromi untuk menjaga marwah peradilan, menutup rapat segala celah penyimpangan, serta menjunjung tinggi nilai     kejujuran.

lantik ketua dan kpta

Di tengah era transformasi digital dan keterbukaan informasi, tantangan yang dihadapi oleh lembaga peradilan kini dinilai semakin kompleks. Masyarakat menuntut adanya transparansi yang menyeluruh dan akuntabilitas nyata dari aparatur penegak hukum. Oleh karena itu, Ketua PTA Babel menginstruksikan seluruh jajarannya untuk terus mendorong akselerasi Pembangunan Zona Integritas (ZI) menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM). Beliau memastikan tidak boleh ada ruang sedikit pun bagi pelanggaran kode etik maupun pedoman perilaku hakim dan seluruh aparatur peradilan.

"Jabatan ini adalah amanah, bukan kehormatan pribadi," pesan mendalam dari Ketua PTA Kepulauan Bangka Belitung kepada pejabat yang baru dilantik. Beliau sangat berharap agar para pimpinan yang baru segera bergerak cepat melakukan adaptasi, membaca dengan cermat peta persoalan di satuan kerja masing-masing, serta mengambil langkah perbaikan yang konkret. Sinergi internal juga menjadi kunci utama melalui pembangunan komunikasi yang harmonis dan penguatan solidaritas di segala lini.

Lebih lanjut, beliau mengingatkan esensi utama kehadiran peradilan bagi masyarakat luas. Pengadilan wajib hadir dengan memberikan pelayanan yang berkeadilan, sederhana, cepat, dan biaya ringan, sebagaimana yang telah dianatangkan oleh Undang-Undang Dasar 1945. Pelayanan prima bukan lagi sekadar target, melainkan kewajiban mutlak yang harus dirasakan langsung oleh masyarakat pencari keadilan.

lantik sumpah  lantik ttd

Menutup jalannya prosesi pelantikan, Ketua PTA Kepulauan Bangka Belitung menyampaikan untaian apresiasi setinggi-tingginya. "Saya mengucapkan selamat kepada Bapak-Bapak dan Ibu-Ibu yang telah resmi dilantik hari ini. Selamat mengemban tugas baru. Semoga Allah SWT senantiasa memberikan kekuatan, kebijaksanaan, dan keistiqamahan kepada kita semua dalam menjalankan amanah mulia ini dengan penuh rasa tanggung jawab," pungkas beliau dengan penuh takzim.

 

lantik poto bersama